Upacara Bendera Berlangsung Khidmat, Waka Humas Tekankan Pentingnya Tanggung Jawab Sejak Dini

Padang, Humas — Upacara Bendera sebagai agenda rutin mingguan madrasah kembali terlaksana dengan lancar dan penuh kekhidmatan pada Senin (26/01/2026). Kegiatan yang berlangsung di halaman serbaguna madrasah ini diikuti oleh seluruh guru, tenaga kependidikan, serta siswa dengan tertib dan penuh antusias.


Petugas upacara pada pekan ini diamanahkan kepada siswa kelas VIII.8 di bawah bimbingan wali kelas, Dewi Susanti. Berkat persiapan yang matang dan latihan yang intens, kelas VIII.8 mampu menampilkan performa maksimal. Hal tersebut tampak dari kedisiplinan, kekompakan barisan, serta sikap sigap selama pelaksanaan upacara sehingga kegiatan berjalan tertib dan berkesan.


Bertindak sebagai pembina upacara pada minggu terakhir bulan Januari, Wakil Kepala Madrasah Bidang Hubungan Masyarakat (Humas), Rinaldi, menyampaikan amanat yang sarat makna tentang pentingnya menanamkan tanggung jawab sejak dini sebagai fondasi menuju masa depan yang gemilang.


Dalam amanatnya, yang akrab disapa Pak Re, ia menegaskan bahwa tanggung jawab merupakan kesadaran dan kesiapan seseorang dalam melaksanakan kewajiban dengan sungguh-sungguh, serta keberanian menerima konsekuensi atas setiap perbuatan yang dilakukan.


“Sebagai siswa madrasah, ananda memiliki tanggung jawab bukan hanya kepada diri sendiri, tetapi juga kepada orang tua, guru, madrasah, dan terutama kepada Allah SWT,” ujarnya.


Ia menambahkan, dalam bahasa Arab tanggung jawab dikenal dengan istilah mas’uliyyah dan amanah, yang bermakna kepercayaan sekaligus kewajiban yang harus dijaga dan ditunaikan dengan sebaik-baiknya.


Lebih lanjut, Pak Re menekankan bahwa masa depan yang besar tidak hadir secara instan, melainkan dibangun melalui tanggung jawab-tanggung jawab kecil yang dilakukan secara konsisten setiap hari di madrasah. Datang tepat waktu, menaati tata tertib, menjaga kebersihan kelas, hingga menjalankan tugas dalam kegiatan upacara merupakan contoh tanggung jawab sederhana yang bernilai besar dalam pembentukan karakter.


“Meski terlihat sederhana, tanggung jawab kecil inilah yang menjadi latihan karakter dan akan menentukan siapa ananda di masa depan. Orang-orang hebat bukanlah mereka yang langsung memikul tanggung jawab besar, melainkan mereka yang setia dan konsisten menjalankan tanggung jawab kecil,” tegasnya.


Ia juga menambahkan bahwa disiplin kecil yang dibiasakan hari ini akan tumbuh menjadi kebiasaan baik, sementara kejujuran kecil akan melahirkan integritas yang kuat di masa depan.


Menutup amanatnya, Pak Re menegaskan bahwa madrasah bukan sekadar tempat menimba ilmu pengetahuan, tetapi juga wahana pembentukan karakter dan tanggung jawab pribadi. Sebab, bangsa yang besar lahir dari generasi yang terbiasa bertanggung jawab, meskipun dimulai dari hal-hal yang sederhana.


“Marilah kita mulai dari diri sendiri, dari hal-hal kecil, dan dari sekarang. Karena masa depan yang besar selalu berawal dari tanggung jawab yang kecil,” pungkasnya.


e764c054-75d9-48db-84d5-68296fbbfa0b.jpeg87d07024-c875-4773-8842-5af26340040d.jpeg0ec1bbcd-dd76-4d18-ba03-ea3f850b1da1.jpeg341df5ac-5f39-43a8-8590-2f7ba6cfadd0.jpege47b07f6-f12d-41a1-aed3-117f7bf46571.jpega2b4951c-02d4-424a-a640-bd13c31c76f0.jpeg8cb580d5-bafd-4930-96b4-dedeaf9a82f1.jpeg

Integrasi Teknologi dalam Pendidikan
Menciptakan Pemimpin Masa Depan yang Inovatif!