Semangat Harkitnas Bergelora di MTsN 4 Kota Padang, Kobarkan Api Kebangkitan Generasi Bangsa

Padang, Humas — Semangat nasionalisme dan kebangkitan bangsa terasa begitu membara di halaman serba guna MTsN 4 Kota Padang saat pelaksanaan Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas), Rabu (20/05/2026). Upacara yang berlangsung khidmat dan penuh makna tersebut diikuti oleh seluruh Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) serta para murid yang telah bersiap sejak pagi dengan penuh antusias. Pelaksanaan upacara kembali dipercayakan kepada pengurus OSIM yang tampil maksimal, disiplin, dan memukau sehingga suasana upacara terasa semakin sakral sekaligus menumbuhkan semangat cinta tanah air.


Bertindak sebagai pembina upacara, Kepala MTsN 4 Kota Padang, Edihadison, atau yang akrab disapa Pak Edi, menyampaikan sambutan Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia dengan tema “Jaga Tunas Bangsa demi Kedaulatan Negara.” Dalam amanatnya yang penuh semangat, beliau menyampaikan bahwa tanggal 20 Mei merupakan momentum penting yang merujuk pada berdirinya organisasi Boedi Oetomo pada tahun 1908. Peristiwa tersebut menjadi awal bangkitnya kesadaran berbangsa ketika kaum terpelajar mulai menyatukan kekuatan pemikiran dan organisasi tanpa memandang suku, agama, maupun latar belakang. Menurutnya, perjuangan bangsa kini telah mengalami perubahan besar, dari perjuangan fisik menuju perjuangan intelektual dan penguasaan teknologi informasi di era modern.


Beliau juga menegaskan bahwa tantangan bangsa saat ini bukan hanya menjaga kedaulatan wilayah, tetapi juga menjaga kedaulatan informasi di tengah derasnya arus transformasi digital yang berkembang sangat cepat. Sejalan dengan tema Harkitnas tahun ini, pemerintah terus bergerak cepat melindungi generasi muda sebagai tunas bangsa melalui pemberlakuan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak. Selain itu, pada awal tahun 2026 pemerintah secara resmi menunda akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun terhadap platform digital berisiko tinggi agar tercipta ruang digital yang sehat, aman, dan sesuai dengan usia tumbuh kembang anak.


Di akhir amanatnya, Pak Edi mengajak seluruh peserta upacara, khususnya para pelajar, untuk kembali menyalakan api semangat Boedi Oetomo dengan belajar rajin, mengisi hari-hari dengan kegiatan positif, serta menjauhi hal-hal yang dapat merusak masa depan. Menurutnya, Hari Kebangkitan Nasional bukan sekadar peringatan sejarah, melainkan panggilan bagi seluruh elemen bangsa untuk bangkit bersama demi membawa Indonesia menuju kejayaan di kancah dunia.


7b73a6f4-bb43-4dfb-b3ec-867f7268b85e.jpeg34059c18-3b66-4893-b9e9-21a1f76358dd.jpeg76e87efb-0ab8-4a50-9c04-ee34d6ef071a.jpeg79705736-61b0-48e5-9f8f-8ff87b7440d2.jpegeb56f5c8-8502-4074-aea1-9616d13347de.jpeg0c022c46-e7c7-4692-9875-efbe0d344581.jpeg2903c5ff-b3e7-48e6-bf9a-c01f62060b1e.jpegd1389ce0-87e1-4e1a-8264-7ea042829a9d.jpeg

Integrasi Teknologi dalam Pendidikan
Menciptakan Pemimpin Masa Depan yang Inovatif!