Sarat Makna, Amanat Wakasis pada Upacara Bendera Bangkitkan Disiplin dan Semangat Anti-Bullying

Padang, Humas — MTsN 4 Kota Padang kembali melaksanakan upacara bendera rutin pada Senin (19/01/2026) di halaman serba guna madrasah. Upacara yang diikuti oleh seluruh warga madrasah ini berlangsung dengan khidmat dan tertib. 


Pada pelaksanaan upacara kali ini, kelas VIII.7 dipercaya sebagai petugas upacara di bawah bimbingan wali kelas, Refna Yanti. Dengan persiapan yang matang dan kerja sama yang solid, seluruh petugas upacara mampu menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab dan disiplin, sehingga rangkaian upacara berlangsung lancar dari awal hingga akhir.


Bertindak sebagai Pembina Upacara, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Elvirdanetti. Beliau menyampaikan amanat yang sarat makna dan motivasi. Mengawali amanatnya, beliau menyampaikan apresiasi kepada petugas upacara kelas VIII.7 atas dedikasi dan penampilan maksimal yang telah ditunjukkan. Menurutnya, meskipun kesempurnaan sulit dicapai, semangat untuk memberikan yang terbaik dalam setiap kesempatan merupakan nilai penting yang harus terus ditanamkan dalam diri peserta didik.


Dalam amanatnya, Pembina Upacara menyampaikan empat poin utama. Pertama, upacara bendera merupakan sarana efektif dalam menanamkan nilai kedisiplinan, baik secara langsung maupun tidak langsung. Hal tersebut tercermin dari kebiasaan hadir tepat waktu, mengenakan seragam sesuai ketentuan, serta mengikuti seluruh rangkaian upacara dengan tertib dan penuh kekhidmatan.


Kedua, beliau mengajak seluruh peserta didik untuk membangun komitmen diri dalam memulai dan membiasakan perilaku positif. Pesan tersebut disampaikan dengan penekanan agar setiap siswa menanamkan keyakinan bahwa disiplin dan kesungguhan merupakan kunci menuju keberhasilan.


Ketiga, Pembina Upacara menekankan pentingnya menumbuhkan semangat belajar. Menurutnya, semangat merupakan sumber kekuatan utama dalam menjalani setiap aktivitas, termasuk dalam proses menuntut ilmu. Dengan semangat yang tinggi, setiap usaha akan terasa lebih ringan, optimal, dan bermakna.


Keempat, beliau mengingatkan seluruh peserta didik untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman dengan menjauhi perkataan maupun perbuatan yang merendahkan orang lain. Perilaku perundungan (bullying), baik secara verbal maupun nonverbal, dinilai memiliki dampak serius terhadap kondisi mental dan emosional korban. Oleh karena itu, seluruh warga madrasah diharapkan mampu saling menghargai, menghormati, dan menjaga iklim kebersamaan yang positif.


Upacara bendera ini tidak hanya menjadi kegiatan rutin mingguan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karakter peserta didik, khususnya dalam menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian sosial. Melalui kegiatan tersebut, MTsN 4 Kota Padang terus berkomitmen membentuk generasi yang berakhlak mulia, berprestasi, serta memiliki kepekaan sosial dalam menghadapi tantangan masa depan.


e12e991f-e53e-4c28-9122-d65eba240729.jpeg276c5656-28d6-44d5-a2ef-2c91c1a3b917.jpeg01bafaf0-baec-4539-86e9-4a46d5344371.jpeg29dd7b3c-0d59-45a5-b0d4-1e39afff9fac.jpegf61fdc67-5b4d-4677-a3ce-86c7c1d9b544.jpeg21022bbe-60fc-430c-bb2f-de06f88ee7e4.jpeg35114412-1c3d-4838-b214-fccee03c1ba7.jpegae048532-ce3d-4563-8009-00dde0c2f5bd.jpeg3a8b9259-281c-4417-9641-2f9f1a884506.jpeg

Integrasi Teknologi dalam Pendidikan
Menciptakan Pemimpin Masa Depan yang Inovatif!